Ahliqq, juga dikenal sebagai Ahl al-Haqq atau Orang Kebenaran, adalah praktik spiritual kuno yang berakar pada tasawuf, sebuah cabang mistik Islam. Praktik Ahliqq berpusat pada gagasan bahwa realitas tertinggi adalah kebenaran ilahi, dan bahwa tujuan hidup adalah mencapai kesatuan dengan kebenaran ini.

Asal usul Ahliqq dapat ditelusuri kembali ke ajaran mistik sufi Mansur al-Hallaj, yang hidup pada abad ke-9 di Persia. Al-Hallaj dikenal karena gagasan dan ajarannya yang radikal, yang menantang keyakinan tradisional kelompok Islam. Dia terkenal dengan menyatakan, “Sayalah kebenaran,” sebuah pernyataan yang pada akhirnya menyebabkan dia dieksekusi oleh pihak berwenang.

Meskipun terjadi penganiayaan terhadap al-Hallaj dan para pengikutnya, praktik Ahliqq terus berkembang dan menyebar ke seluruh dunia Islam. Selama berabad-abad, Ahliqq telah berkembang menjadi praktik spiritual yang kompleks dan bernuansa yang menggabungkan unsur mistisisme, filsafat, dan meditasi.

Inti dari Ahliqq adalah keyakinan bahwa sifat sebenarnya dari realitas tersembunyi dari persepsi kita sehari-hari, dan bahwa jalan menuju pencerahan terletak pada mengungkap kebenaran yang tersembunyi ini. Praktisi Ahliqq terlibat dalam berbagai latihan spiritual, seperti meditasi, doa, dan kontemplasi, untuk memperdalam pemahaman mereka tentang kebenaran ilahi.

Salah satu prinsip utama Ahliqq adalah gagasan “pemusnahan dalam Tuhan”, yang mengacu pada pembubaran ego dan menyatunya diri individu dengan Yang Ilahi. Keadaan kesatuan ini diyakini sebagai tujuan akhir dari perjalanan spiritual, dan dikatakan membawa rasa kedamaian, kegembiraan, dan kepuasan yang mendalam.

Aspek penting lainnya dari Ahliqq adalah konsep cinta, yang dipandang sebagai kekuatan pendorong di balik semua pertumbuhan dan transformasi spiritual. Praktisi Ahliqq didorong untuk memupuk rasa cinta yang mendalam dan abadi terhadap Tuhan, serta seluruh ciptaan. Cinta ini diyakini sebagai kekuatan dahsyat yang dapat mengatasi segala rintangan dan membawa pencari menuju kesatuan dengan Yang Ilahi.

Dalam beberapa tahun terakhir, minat terhadap Ahliqq semakin meningkat di kalangan pencari spiritual dan cendekiawan. Praktik ini dipandang sebagai jalan yang mendalam dan transformatif menuju kebangkitan spiritual, dan semakin banyak dipelajari dan dipraktikkan di luar konteks Islam tradisional.

Meskipun praktik Ahliqq mungkin tampak misterius dan esoteris bagi sebagian orang, inti ajarannya bersifat universal dan berpotensi diterima oleh orang-orang dari semua agama dan latar belakang. Dengan mendalami hikmah kuno Ahliqq, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang hakikat realitas, tujuan hidup, dan hakikat sejati keberadaan kita.